Nabila Dan Tegar


Daftar Isi

Cara Melacak No Hp

Kokoro no tomo

Iklan Gratis Tis..

Website counter
Tampilkan postingan dengan label Kata Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Hati. Tampilkan semua postingan

Yang Ku Sesali



Sebagai manusia biasa pasti ada hal-hal yang pernah kita sesali. Saya juga pernah menyesali beberapa hal dalam perjalanan hidup saya. Bila teringat, berkecamuklah antara kesedihan, penyesalan dan keinginan untuk memperbaiki dan terus berbenah.

Saya pernah menyesal karena menunda-nunda menengok teman saya yang sedang dirawat di rumah sakit. Begitu punya waktu untuk menengok, saya mendapat SMS bahwa sahabat saya itu sudah dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Saya hanya bisa menangis dan menyesal, kapok menunda-nunda.


Saya pernah menyesal karena pernah “ngomongin” kejelekan orang lain. Ternyata orang yang saya “jelekin” itu adalah saudara sahabat saya. Sungguh tak tahu diri, sahabat yang sering membantu, menolong dan mensupport saya justru saya tega merendahkan saudaranya. Sejak saat itu saya berusaha menjaga diri agar tidak terbiasa merendahkan siapapun.

Saya selalu menanamkan paradigma bahwa saya masih terjaga dan jarang dicela orang karena Allah masih menutup aib, kelemahan dan kekurangan saya. Selain itu, saya selalu berusaha menanamkan dalam pikiran saya bahwa orang di hadapanmu itu punya banyak kebaikan dan amal sholeh yang saya tidak tahu, maka hormatilah. Semua orang adalah spesial, semua orang punya kelebihan.

Saya juga pernah menyesal tidak bisa menemani anak saya saat dia perpisahan di sekolahnya. Padahal ketika itu anak saya memberi kata sambutan yang luar biasa dan membuat banyak yang hadir meneteskan air mata. Walau saya sudah menugaskan orang lain untuk merekam dalam bentuk video tetap saja penyesalan itu masih terasa. Ternyata saya belumlah menjadi ayah yang baik karena terbukti belum memprioritaskan hadir di kegiatan anak saya.

Saya juga pernah menyesal karena pernah menyombongkan kedudukan, popularitas, gelar dan status sosial saya dihadapan mitra kerja saya. Dan saya terbelalak ketika saya berkunjung ke rumah mitra kerja saya di kotanya. Ternyata dia orang terpandang dan dihormati banyak orang, saya amatlah kecil dan kerdil dibandingkan dirinya. Lelaki yang saya “sepelekan” itu lebih terhormat dibandingkan saya. Sungguh saya malu tiada terkira.

Mari kita berlomba berbuat kebaikan dan sesedikit mungkin berbuat keburukan agar kelak kita tidak menyesal karena betapa sedikit kebaikan yang sudah kita kerjakan dan begitu banyak keburukan yang kita lakukan.


Jamil Azzaini
Inspirator Sukses Mulia

Menunggumu

Add caption

Aku memang pernah update status " Menunggumu " baru baru ini, tapi bukan berarti aku menunggu seseorang apalagi para mantan cewekku dulu. Mengingat kita sudah ada yang memiliki, marilah kita jaga keluarga kita masing masing. Aku tak akan mengganggu keluargamu demikian pula yang aku harapkan padamu tolong jangan ganggu keluargaku. Masa lalu biarlah berlalu janganlah kita bla..bla...bla...
          Kita sudah sama sama dewasa, bahkan umur kita sisa 1/3 saja. Waktu 1/3 itu marilah kita gunakan untuk hal hal yang bermanfaat.
          Saya kira cukup sekian aja ocehan dariku untukmu..

Funny Comments Pictures

Mimpiku



               Sebenarnya mimpi ini sudah lama terjadi, tepatnya kira-kira seminggu setelah meninggalnya Pak Taufik. Awalnya mimpiku ini aku anggap hal yang biasa, tetapi kok lama – lama aku pikir ada hal yang aneh pada mimpiku ini. Aku berpikir mimpiku ini sama persis waktu ada temen sopir yang meninggal karena bunuh diri. Dalam mimpiku aku ketemu temen sopir itu dan mengatakan bla..bla..bla, besoknya betul betul terjadi seperti apa yang di katakan temenku itu. Jujur demi Allah aku tidak berbohong.
               Kali ini mimpiku ketemu Pak Taufik, entah dari mana awalnya aku ketemu Pak Taufik di Singapura (namanya juga mimpi), inilah hasil rekam blackbox pada mimpiku :
               Taufik : kecepatan rata – rata pesawat domestik 550 KM/Jam.
               Aku : ( Aku hanya diam aja, karena aku gak yakin Pak Taufik bicara padaku)
               Taufik : Mas Anang....( dengan suara lembut)
               Aku : Iya pak.. maaf pak ada apa  ?
               Taufik : ini no PIN ku ganti ya, 526K999
               Aku : Maaf pak saya gak punya BB
               Taufik : Iya gak papa, aku ada urusan yang lebih penting nich, salam untung ( Sambil buru-buru meninggalkan sendiri)
 
               Begitulah hasil rekam black box mimpiku, yang aneh menurutku adalah PINnya itu ternyata NIP dari I Nengah Kardi Susanto. Jujur semasa hidup pak Taufik, aku gak pernah sama sekali di tanya atau berbicara sama pak Taufik. Maaf aku gak berani berspekulasi tentang mimpiku ini, karena aku gak berkompeten. Silahkan di analisa sendiri..
Salam Hormat..
NB : Sejujurnya saya lebih suka Pak Darma daripada Pak Kardi hehehe....





  • Kembali ke Menu Utama
  •